Showing posts with label Art. Show all posts
Showing posts with label Art. Show all posts

Animator Pokemon : Masaaki Iwane-san akan Berbagi Pengetahuan Seputar Animasi Lewat Youtube Pribadi-nya!

1:13 PM Add Comment
Animator Jepang Masaaki Iwane telah melakukan banyak hal di industri animasi di Jepang. Animasi yang epic dari seri Dragon Ball Z dan juga pertarungan di anime Pokemon. Kabar gembira untuk kalian semua, Masaaki-san akan membuka channel Youtube pribadi miliknya untuk berbagi kepada kita semua seputar animasi.

Iwane, Masaaki

Channel tersebut akan diluncurkan tanggal 10 Mei mendatang, dengan nama channel 岩根雅明お絵かきチャンネル. Masaaki-san akan mengunggah video pertamanya sekitar jam 8 malam waktu Jepang. Tetapi, dia sudah mengunggah video yang berisi tentang channel-nya dan apa yang dia harapkan.


Masaaki-san terkenal sebagai Animator, Animator Utama, dan Direktur Animasi dengan karya-nya Pokemon. Beliau juga bekerja sebagai Animator Utama untuk Dragon Ball Z, Soraike! Anpanman, dan Space Battleship Yamato 2199, Kalian juga bisa cek Twitter milik beliau untuk melihat animasi yang sedang di uji coba yang sebagian besar berhubungan dengan Pokemon.

Image

Source : Twitter Masaaki-san , Channel Youtube Maasaki-san

#articles #japan #anime #animations #pokemon #masaakiiwane #animator #art #youtube #sharing #interest

Megumi Kato & Kurumi Tokisaki Mendapatkan 200 Edisi Terbatas Cetakan Blok Kayu Ukiyo-e!

10:28 AM Add Comment
Heroine dalam karakter Saenai Heroine no SodatekataMegumi Kato’ dan Heroine terkenal dari seri Date A Live Kurumi Tokisaki’ mendapatkan cetakan kayu ukiyo-e edisi terbatas sebanyak 200 buah. Gambar Megumi digambarkan oleh illustrator Light Novel SaekanoKurehito Misaki’ dan cetakannya dibuat oleh pemahat Kazuo Watanabe. Sedangkan untuk Kurumi digambar oleh illustrator Light Novel Tsunako’ dan cetakannya dibuat oleh Kayoko Suga (Suga juga mengukir Ukiyo-e Rem dari seri Re:Zero tahun lalu).



Channel YouTube resmi Kadokawa mengunggah sebuah video Watanabe dan Suga di tempat kerja, menunjukkan ketrampilan mereka yang bersangkutan dengan tugas tersebut. Proses pembuatan semuanya dilakukan dengan tangan. Si pemahat pertama-tama mengukir gambar menjadi blok-blok kayu, yang masing-masing digunakan untuk mencetak warna atau desain terpisah pada cetakan. Setelah blok selesai, mereka akan menghabiskan beberapa hari untuk mencetak gambar.


Pesanan akan dibuka pada hari minggu. 100 cetakan pertama dari masing-masing karakter akan dikirimkan pada bulan Februari, sedangkan 100 cetakan kedua akan dikirim pada bulan maret. Setiap cetakan akan dihargai sebesar 55.000 yen (sekitar 7,1 juta rupiah untuk kurs saat ini). Rincian tentang spesifikasi produk Megumi dan Kurumi dapat ditemukan di toko online milik Kadokawa. Diungkap juga bahwa Utaha dan Eriri dari Saekano akan mendapatkan cetakan ukiyo-e di masa mendatang.


Banyak manga, anime dan aspek lain dari budaya popular Jepang telah menginspirasi Ukiyo-e. Pada tahun 2017, Seiyuu Sumire Uesaka, Film pertama Eureka Seven : Hi-Evolution, dan karya Leiji Matsumoto menjadi cetakan blok kayu.

Source : LN News , Anime News Network , Channel Youtube Kadokawa 

Link Order : Kadokawa Online Shop (Pesanan Mulai Dibuka Hari Minggu)

#articles #anime #japan #japanesecrafts #ukiyoe #woodblock #art #saekano #megumikato #kurumitokisaki #datealive #carving #animegirls #kadokawa #collection

Seorang Pengrajin Kertas Jepang Ini Membuat Karya Seni Yang Menakjubkan Dari Kemasan Snack!

1:31 PM Add Comment
Pengguna Twitter Jepang @02ESyRaez4VhR2l langsung memperoleh ketenaran di internet beberapa bulan yang lalu ketika mereka dengan mahir mengubah kemasan tabung Pringles bekas menjadi maskot karakter Julius Pringles.


Tidak lama sebelum perusahaan mengirimkan paket berisi beberapa kaleng kripik kentang Pringles sebagai ucapan terima kasih. Tetapi, karena mereka adalah seorang perngrajin kertas profesional, naluri mereka mendorong untuk memutar dan melipat kemasan-kemasan itu menjadi sekelompok pria yang mengenakan setelan.

Setiap figur membutuhkan waktu enam jam untuk membuat kerajinan, tetapi hasil akhirnya luar biasa. Keterampilan mereka tidak hanya terbatas pada pembuatan figur humanoid. Mereka telah bekerja dengan susah payah pada berbagai proyek yang beraneka ragam mulai dari kendaraan yang rumit hingga bangunan yang luar biasa sejak saat itu.

Mereka bahkan membuat pesawat tempur yang keren dalam satu setengah jam hanya menggunakan kotak kosong Oreo.


Kotak coklat Almond Lotte’s menjadi sebuah ksatria dengan baju zirah berkilau yang menunggangi kuda perang yang ganas.


The Chocolate” dari Meiji mendapatkan perubahan total menjadi sebuah gereja yang indah.


Sementara kardus dari kopi Nestle berubah menjadi kereta yang megah lengkap dengan rel.


Karya terbaru mereka adalah Peko-chan, maskot karakter lucu dari perusahaan manisan Jepang Fujiya.


Meskipun @02ESyRaez4VhR2l bukan yang pertama untuk membuat karya seni yang mengesankan dari kotak makanan ringan, yang lain juga melakukan hal yang sama, tidak ada yang mendekati pemolesan dan keindahan ini. Sejujurnya, kita tidak bisa menunggu mereka untuk mengeluarkan potongan yang luar biasa lagi.

Source : SoraNews24 , Akun Twitter @02ESyRaez4VhR2l

#articles #japanese #japanesecrafts #origami #papercraft #art #snacks #creative #sugoi

Tas Louis Vuitton Ekslusif Ini Dihiasi Dengan Lukisan Tangan Karakter Taihou Azur Lane Yang Menakjubkan!

2:51 PM Add Comment
Desainer merk Louis Vuitton adalah tentang fashion high-end dan kualitas tiada taranya, tetapi itu tidak berarti bahwa perusahaan ini tidak bersentuhan dengan budaya pop dan hiburan modern. Lagi pula, kolaborasi mereka dengan penyanyi pop virtual hanyalah satu contoh dari perusahaan yang beradaptasi dengan perubahan zaman.


Pengguna Twitter Jepang @hagitcho adalah illustrator profesioanal yang telah berkontribusi dalam berbagai desain karakter dalam novel dan game seperti Fate/Apocrypha dan Fate/Grand Order. Sebuah tweet di belakang layar baru-baru ini mengungkap apa yang tampak sebagai proyek kolaborasi rahasia antara Louis Vuitton dan game smartphone Azur Lane.
Dari akun @hagitcho, pelukis dalam gambar tersebut dianggap sebagai anggota staf Louis Vuitton yang terampil dan mampu mereplikasi Taihou, karakter dari Azur Lane hanya dari gambar kecil di smartphonenya. Tidak diragukan lagi ini adalah tas yang dilukis dengan tangan, edisi terbatas, dan cukup mahal yang belum diketahui publik.

Karakter Taihou dalam Game Azur Lane

Netizen Jepang berkomentar pada prospek kemitraan Louis Vuitton-Azur Lane yang berpotensi meluas ke banyak gadis kapal perang lainnya :

“Saya berharap mereka melakukan live stream dari proses lukisan”.
“Itu Louis Vuitton di Ginza, kan? Saya ingin melihat proses produksi dan produk jadi. Sangat mengesankan bagaimana mereka memadukan elemen tradisional dan kontemporer di dalamnya”.
“Itu kualitas yang luar biasa!”.
“Apakah itu benar-benar Vuitton?”.
“Saya menginginkan ini! Berapa yang harus saya bayar untuk ini?”

Tas Louis Vuitton di Jepang biasanya harga berkisar dari 200.000 yen hingga 400.000 yen. Mengingat ini adalah tas kolaborasi yang disesuaikan, mungkin harganya berkisar 500.000 yen, harga yang lumayan untuk penggemar yang mengoleksi barang-barang unik dan mewah.

Source : SoraNews24 , Twitter @hagitcho

#articles #japan #game #art #fashion #lifestyle #louisvuitton #azurlane #taihou #collaboration

Seniman Jepang Menunjukkan Cara Yang Luar Biasa Untuk Mewarnai Ilustrasi : Biarkan Alam Yang Mewarnai-nya!

12:39 PM Add Comment

Fashion Kimono sering menggunakan motif musiman, merupakan sesuatu yang seniman Jepang dan pengguna Twitter Kotetsu (@kotetsu_of) ingin memasukkan ke dalam ilustrasi terbarunya. Dia juga melakukan pekerjaan yang luar biasa, karena dia baru-baru ini membagikan serangkaian foto seorang gadis lucu dengan potongan rambut bob berpose dengan sopan sambil mengenakan kimono yang mempesona yang dihiasi dengan maple, maidenhair dan pola musim gugur lainnya.


Tapi sementara deretan pekerjaan Kotetsu yang halus dan percaya diri menunjukkan ketrampilan artistik tingkat tinggi, ia mendapat bantuan dari alam ketika tiba saatnya untuk mewarnai lapisan luar. Alih-alih menggunakan tinta atau pensil warna untuk lapisan atas pakaian gadis itu, ia malah dengan berhati-hati memotong ruang putih yang mewakili lipatan kain, dan hanya memegang ilustrasi keluar sebagai jendela ke dunia warna musim gugur yang indah yang bisa terlihat di Jepang sekarang.


Ini bukan sembarang ilustrasi biasa, ini merupakan contoh inventif dari Kirie. Kirie mempunyai arti “gambar potongan”, seniman kirie sering mulai dengan selembar kertas berwarna dan secara strategis memotong semua yang tidak mereka inginkan untuk gambar akhir. Namun, karya kirie miliki Kotetsu dimulai dengan kertas putih biasa, dan ia sedikit melakukan pewarnaan konvensional, yang dapat anda lihat di rambut karakter, warna kulit, bagian dalam kimono, selempang dan sendal.

Karena pemandangan dan kondisi pencahayaan menyediakan pewarnaan untuk bagian tembus pandang, seni Kotetsu tidak hanya membutuhkan teknik ilustrasi dan kirie, tetapi juga fotografi dan setiap gambar adalah momen artistik yang unik yang tidak pernah bisa ditiru.

Berikut adalah contoh seni Kotetsu yang menggunakan fashion gaya barat :








Kotetsu menjepret foto-foto kirie gadis kimono di Showa Memorial Park, Tokyo. Tetapi, tidak akan lama sebelum musim dingin tiba dan daun yang jatuh dari pohon di Tokyo. Namun, itu tidak berarti kita tidak akan melihat lagi foto-foto menakjubkan seperti ini hingga tahun depan, karena hasil yang luar biasa juga dapat dihasilkan dengan menggunakan langit biru atau matahari terbenam sebagai latar.

Source : SoraNews24 , Akun Twitter @kotetsu_of

#articles #japan #art #kimono #kirie #autumn #illustration #photography #creative

Museum Shinjuku Berkolaborasi Dengan Karakter Seri Bungo Stray Dogs Di Pameran Terbatas!

12:49 PM Add Comment
Ketika mereka tidak bersembunyi di film anime lainnya, karakter Bungo Stray Dogs sedang mempelajari literatur di museum di seluruh Jepang. Museum peringatan Natsume Soseki dan Museum Sejarah Shinjuku di Shinjuku berada di daftar kolaborasi Bungo Stray Dogs setelah berpartisipasi dalam pameran “The Brilliant Bookshelf of Edogawa Rampo” di Museum Literatur Kochi.


Museum Peringatan Natsume Soseki diberi nama untuk penulis Jepang I Am a Cat dan Botchan. Novelis ini muncul dalam dua episode musim kedua Bungo Stray Dogs sebagai seorang shapeshifter.

Museum akan mengadakan acara kolaboratif dengan seri pada tanggal 15 Desember yang akan berlangsung hingga 31 Januari 2019. Artist manga Bungo Stray Dogs Sango Harukawa menggambar artwork dari karakter Natsume Soseki dan Ryuunosuke Akutagawa bersama-sama. Karakternya tidak terlihat berhadap-hadapan dalam seri tetapi ilustrasi membayangkan dua pertemuan karena Akutagawa merupakan muridnya Soseki.



Artwork maupun panel dari manga digunakan pada pamflet yang mengiklankan acara tersebut. Ilustrasi oleh Harukawa akan dipajang selama acara dengan panel-panel berukuran besar dari karakter-karakter dalam manga. Pengunjung dapat memenangkan barang orisinal dengan mengisi kuisioner pasca pameran dengan benar.

Anime Bungo Stray Dogs termasuk dua musim dari seri dan film berjudul Bungo Stray Dogs : Dead Apple. Rencana untuk musim ketiga diumumkan pada bulan Juli.

Source : ANN , Animate Times

#articles #japan #anime #manga #novelist #bungostraydogs #collaboration #natsumesoseki #exhibition