Film crossoverEiga Hugtto! Precure ♡ Futari wa Precure All Stars Memories dibuka di Jepang pada hari Sabtu kemarin. Film ini memperlihatkan 55 Precures dan kini mendapatkan penghargaan dari Guiness World Record untuk “Most magical warriors in anime film”. Staf mengungkapkan penghargaan pada acara penyambutan di Teater Tokyo Shinjuku Wald 9 pada hari sabtu. Sertifikat penghargaan akan dipajang di sana hingga 7 November.
Film dengan tema “Memories”, menandai kebangkitan seri film “All Stars” dan juga memperingati perayaan ke-15 franchise tersebut secara keseluruhan.
Film sebelumnya dalam serial “All Stars”,
Eiga Precure All Stars : Minna de Utau
Kiseki no Maho! Dibuka di Jepang pada bulan Maret 2016. Film crossover setelah itu berjudul Eiga Precure Dream Stars! Dan Precure Super Stars!
Huggto! Precure, serial anime
televisi terbaru dalam franchise
ditayangkan pada 4 Februari. Seri Futari
wa Precure orisinal berlangsung dari 2004 hingga 2005. Kantor paten Jepang
melaporkan pengajuan “Star Twinkle
Precure” awal bulan ini.
Dilansir
dari Kyodo News (30/9), Sebuah
replika Mona Lisa raksasa dibuat dengan
menggunakan 24.000 “sembei” di Soka, Prefektur Saitama, berhasil memenangkan
penghargaan sebagai mosaik terbesar yang dibuat dari sembei (kerupuk beras).
Dalam
upaya untuk mempromosikan ciri khas lokal “Soka
Sembei” di luar negeri, sekitar 200 penduduk kota Utara Tokyo telah
mengambil bagian dalam penciptaan di gedung olahraga sejak hari Sabtu, Sembei yang digunakan memiliki tujuh
warna yang berbeda dengan rasa shoyu,
teh hijau matcha, gula dan lainnya
sehingga menyerupai corak dan bayangan dari mahakarya Renaisans.
Bagian
terakhir ditempatkan pada hari Minggu oleh Walikota dan yang lainnya, Hasil
akhir mosaik dengan panjang 13 meter dan lebar 9 meter yang dilukis oleh Leonardo da Vinci.
Ketika
para tim resmi dari Guinness World
Record mensahkan itu sebagai rekor, para peserta bertepuk tangan.
“Itu
menyenangkan”, kata Mei Hamano yang
berusia 7 tahun, yang ikut serta dalam kreasi tersebut bersama keluargannya. “Sungguh
menakjubkan kamu bisa menggambar lukisan dengan sembei”.
Replika
Mona Lisa tersebut langsung segera
dibongkar dan sembei diberikan sebagai hadiah gratis.
Penduduk
Hokkaido, Masazo Nonaka mengolah permen dan sumber air panas untuk umur
panjangnya. Jepang terkenal di seluruh dunia untuk umur panjang penduduknya,
yang membanggakan adalah angka harapan hidup rata-rata 86,8 Tahun untuk
perempuan dan 80,5 tahun untuk laki-laki. Ini merupakan jumlah yang besar
sentenarian diketahui dari negara manapun, dengan total sebesar 67.824 menurut
sensus 2017.
Sekarang
salahn satu senteranian tersebut telah dianugerahi gelar Guinness World Record
untuk pria tertua di dunia, dan dia baru-baru ini merayakan ulang tahunnya yang
ke-113 pada 25 Juli.
Masazo
Nonaka dianugerahi gelar pada bulan April setelah penerima sebelumnya Fransisco
Nunez Olivera berusia 113 Tahun asal Spanyol meninggal pada bulan Januari tahun
ini.
Dipersembahkan
dengan sertifikat Guinness World Record di kota asalnya Ashoro, yang terletak
di pulau paling utara Jepang, Hokkaido, Nonaka mengakui umur panjangnya dengan
dengan memakan manisan dan berendam di air panas yang merupakan hobi yang
paling dicintainya.
Nonaka,
anak tertua dari enam bersaudara dan satu perempuan, lahir pada tahun 1905
merupakan pemilik dari Nonaka Onsen, sebuah pemandian air panas yang terletak
di kaki gunung Meakan, sebuah gunung berapi aktif di Taman Nasional Akan
Hokkaido. Mandi di mata air panas dari usia muda, Nonaka menikah pada tahun
1931, menjadi ayah dari lima anak dan terus menjadi pemilik generasi kedua dari
Nonaka Onsen, di mana dia terus menikmati mata air panas hari ini, bertahun-tahun
setelah dia pensiun.
Menurut
menantunya yang berusia 78 tahun, yang merawatnya dengan putrinya, rahasia
sebenarnya untuk umur panjang Nonaka adalah gaya hidupnya yang bebas stres. Dia
mengatakan dia bangun antara jam 6-7 pagi setiap pagi dan membaca koran di
kamarnya, menikmati makan tiga kali sehari dan secara teratur memuaskan diri
dengan hobinya menonton sumo dan bisbol
profesional di televisi.
Mengingat
cintanya untuk hidup dan kesenangannya yang sederhana, Nonaka berada di jalur
yang benar untuk mengikuti jejak pria tertua yang pernah tercatat, Jiroemon
Kimura (Jepang) yang meninggal pada tahun 2013 pada Usia 116 Tahun.
Jika
menikmati hobi dan hal-hal favorit benar-benar merupakan kunci umur panjang,
itu berarti kita semua dapat menikmati kesenangan.