Apa Yang Harus Dilakukan Jika Terjadi Bencana Alam di Jepang - Tips Untuk Para Wisatawan!

12:15 PM


Susah Untuk Diprediksi : Bencana Alam

Bencana alam sering terjadi di seluruh dunia dan sayangnya tidak dapat dihindari. Hal yang sama juga terjadi di Jepang, di mana kadang-kadang bencana alam seperti gempa bumi terjadi. Artikel ini memperkenalkan jenis-jenis bencana alam yang terjadi di Jepang, waktu dan tempat yang biasanya terjadi dan hal-hal yang harus diwaspadai selama situasi darurat.


Kami menyarankan anda untuk membaca artikel ini jika terjadi bencana atau keadaan darurat selama perjalanan anda, sehingga anda dapat merespon dan mengatasinya dengan cara yang tepat tanpa panik.

Gempa Bumi

Jepang adalah negara di mana gempa bumi sering terjadi. Pada tanggal 1 September 1923, Wilayah Kanto dilanda gempa hebat, pada tanggal 17 Januari 1995 ada gempa besar lainnya, gempa bumi Hanshin yang besar berpusat di Kobe dan pada tanggal 3 Maret 2011 gempa bumi melanda wilayah Tohoku.


Pada bulan April 2016, gempa bumi lain terjadi di Kumamoto dan baru-baru ini pada 18 Juli 2018 terjadi gempa bumi di Osaka yang terasa di bagian utara kota. Guncangan lemah terjadi di seluruh negeri secara teratur.

Untuk mempersiapkan dengan tepat gempa bumi besar yang terjadi, ada berbagai tindakan penanggulangan di Jepang. Salah satu contoh adalah “Standar Ketahanan Gempa Baru” yang dipublikasikan pada tahun 1981. Aturan ini menentukan seberapa kuat dan kokoh semua bangunan, baik dari segi desain dan konstruksi. Penting bagi gedung untuk dapat menahan getaran kuat yang disebabkan gempa bumi berskala besar, sehingga dapat mencegah dan mengurangi bahaya yang mungkin terjadi.


Selain itu, pemerintah daerah dan fasilitas berskala besar menyiapkan instruksi manual dalam keadaan darurat dan rutin berlatih sebagai bagian dari persiapan mereka untuk situasi berbahaya.

Dalam Kasus Gempa Bumi

Jika gempa bumi terjadi saat anda berpergian di Jepang, itu akan menjadi lebih menakutkan dan lebih sulit karena anda berada di negara asing dan tidak di rumah. Jika terjadi gempa bumi, jangan bergerak saat atau langsung setelah gempa terjadi karena berbahaya. Jika anda berada di suatu tempat yang tinggi seperti di dalam gedung, ada kemungkinan bahwa getaran akan terasa lebih kuat daripada yang sebenarnya. Hal ini disebabkan oleh struktur bangunan itu sendiri (dibangun sedemikian rupa untuk berhasil menahan getaran yang kuat jika terjadi gempa bumi).

Untuk mencegah sesuatu jatuh di kepala anda, menjauhlah dari benda-benda yang dapat jatuh mengenai anda, lindungi kepala anda dan tunggu dengan sabar sampai getaran berhenti sebelum anda bergerak. Bagi pengunjung yang tidak terbiasa dengan bahasa Jepang, kota Tokyo telah menyiapkan panduan darurat dalam bahasa Inggris, China dan Korea.

Tsunami

Setelah getaran berhenti anda masih harus berhati-hati terhadap api atau gedung yang runtuh. Ini dikenal sebagai tahap kedua dari keadaan darurat.


Terlebih jika gempa terjadi di dekat pantai, gempa dapat dengan mudah menyebabkan tsunami. Tsunami tertinggi yang dipicu oleh gemoa bumi Tohoku 2011 diperkirakan hampir 17 meter tingginya.

Dalam Kasus Tsunami

Di sebagian besar wilayah yang dekat dengan laut di mana ada peluang terjadinya tsunami, akan ada sistem sirine untuk memperingatkan warga akan adanya ancaman potensial. Jika anda mendengar sirine ini menjauhlah dari laut ketempat yang lebih tinggi.

Dalam kasus tsunami ada bahaya bangunan dan struktur kayu yang runtuh. Pilihan terbaik dan teraman adalah untuk mencapai tempat yang lebih tinggi, tetapi jika tidak ada cukup waktu untuk itu, carilah bangunan beton dan pergilah ke lantai tertinggi yang anda bisa.

Badai



Setiap tahun di Jepang badai datang dari selatan antara musim panas dan musim gugur. Karena angin kencang dan hujan lebat yang paling sering menyebabkan badai, sering ada penundaan atau pemberhentian sistem transportasi, toko dan bisnis akan tutup.

Dalam Kasus Badai

Meskipun ini bisa menjadi perubahan yang tak terduga dalam rencana perjalanan anda, jangan mencoba untuk keluar. Jika anda sedang mengalami badai, sebaiknya yang terbaik tetap aman di fasilitas penginapan anda.

Badai itu perlahan-lahan akan melambat dan menjadi lebih lemah ketika bergerak ke utara. Karena ini hampir tidak ada badai di Hokkaido. Di sisi lain, dari Juli hingga September, Okinawa berurusan dengan badai secara teratur. Jika anda merencanakan perjalanan musim panas ke Okinawa, saran kami adalah untuk memperhatikan ramalan cuaca.

Jika anda berpergian ke Jepang selama musim dingin, Anda tidak perlu khawatir tentang badai sama sekali.

Waspadai Musim Hujan dan Hujan Lebat Juga

Bulan Juni di Jepang adalah ketika musim hujan yang disebut tsuyu dimulai. Jika perjalanan anda terjadi pada bulan Juni, rencanakan dengan baik setelah memikirkan kemungkinan hujan. Kami menyarankan anda melengkapi diri dengan perlengkapan hujan dan mencoba menghindari terlalu banyak kegiatan dan acara outdoor.

Anda juga harus mewaspadai kemungkinan kerusakan air dan banjir. Jika anda menghadapi angin topan dan hujan badai, carilah tempat berlindung.

Hujan Salju

Ciri umum Hokkaido, Wilayah Tohoku dan bagian utara negara lainnya, dan Prefektur Niigata dan daerah lain yang dekat dengan laut Jepang akan hujan salju lebat selama musim dingin. Bahkan bagi mereka yang terbiasa dengan salju, sulit untuk bergerak ketika salju turun banyak. Ketidaknyamanan lainnya dapat terjadi termasuk malfungsi listrik, gas dan sistem pasokan air.


Di kota-kota besar seperti Tokyo, di mana orang biasanya tidak mengalami hujan salju lebat, bahkan beberapa sentimeter tertutup salju dapat menyebabkan gangguan serius dalam lalu lintas, jadi penting untuk memperhatikan hal ini juga.

Dalam Kasus Hujan Salju

Dua skenario yang harus anda waspadai dalam kasus hujan salju adalah longsoran salju dan kecelakaan lalu lintas. Longsoran sering terjadi ketika ada perbukitan terjal di dekatnya dan terjadi secara tiba-tiba. Jika anda akhirnya terkubur di bawah tumpukan salju, anda tidak akan bisa bergerak jadi perhatikan ketika berjalan di dekat bukit dan lereng.


Ada jalan licin, yang licin untuk mobil dan pejalan kaki. Ketika anda berjalan menyusuri jalan, penting utnuk memperhatikan mobil juga. Sebaiknya anda jangan pergi ke luar sama sekali, tetapi jika itu tidak mungkin pergilah menggunakan sepatu tahan slip. Jangan lupa untuk melindungi diri anda dari cuaca dingin juga.

Ada juga waktu ketika penerbangan dibatalkan, jadi ingat untuk memeriksanya terlebih dahulu.

Istilah hujan salju tergantung pada daerah dan kondisi cuaca. Di daerah di mana salju turun banyak setiap tahun, biasanya ada festival musim dingin, berbagai akitivitas salju, dan acara lainnya yang dapat anda nikmati, jadi kami sarankan untuk melihatnya terlebih dahulu sehingga anda bisa mendapatkan yang terbaik dari perjalanan msuim dingin anda.

Letusan Gunung Berapi

Dikatakan bahwa di manapun anda menggali di Jepang, Anda pasti menemukan sumber mata air panas (onsen). Itu adalah bukti bahwa sejumlah besar magma yang terletak di bawah permukaan tanah. Sebenarnya Gunung Fuji adalah gunung berapi juga.


Bertentangan dengan gempa bumi, Letusan gunung berapi dapat diprediksi. Selalu ada peringatan jika letusan besar diperkirakan akan terjadi. Biasanya serangkaian getaran gempa rendah terjadi dan anda dapat melihat asap memancar keluar dari kawah. Dalam hal tanda-tanda seperti ini, peringatan akan dikeluarkan. Pastikan untuk memeriksa berita sebelum keluar atau selama perjalanan.

Dalam Kasus Letusan Gunung Berapi

Untuk melindungi diri dari abu dan bahaya lainnya saat terjadi letusan, gunakan handuk untuk menutupi hidung dan mulut anda. Juga, letusan sering mengirim batu dan puing-puing terbang di mana-mana, jadi untuk lebih aman tetap di dalam rumah.

Ketenangan Pikiran Untuk Perjalanan Yang Menyenangkan

Ada banyak fasilitas yang menyelenggarakan simulasi pencegahan bencana untuk membantu anda tetap tenang dalam situasi darurat. Di pusat pembelajaran Keselamatan Hidup Ikebukuro dan Pusat Pengurangan Resiko Bencan Yokohama, anda dapat mengambil bagian dalam latihan serupa secara gratis sehingga anda dapat belajar dan mengingat bagaimana menghadapi situasi darurat.


Selain itu, anda dapat membaca informasi terbaru tentang bencana dan keadaan darurat melalui situs web JNTO (Japanese National Tourism Organization) dan aplikasi Android/iOS.

Keharmonisan Alam Dan Budaya Jepang

Jepang mungkin adalah negara di mana bencana alam sering terjadi. Namun, banyak budaya menarik yang ditemukan di Jepang telah berkembang bersama atau sebagai akibat dari bencana alam tersebut. Ada gunung berapi, tetapi ada banyak mata air panas. Arsitektur di sini sangat maju untuk melawan gempa bumi, badai dan hujan salju.


Jepang dan budayanya matang berkat perjuangan yang terus menerus tentang bagaimana hidup harmonis dengan alam. Kami berharap anda akan terus mencintai Jepang dengan segala hal yang menakjubkan termasuk lingkungan alaminya yang belum terjamah.


#articles #japan #tips #guide #traveling #naturaldisaster #earthquake #flood #typhoon

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »